"Didi, istirahat lah! Jangan terlalu memaksakan diri." Jessica mulai khawatir melihat Didi yang masih berusaha menyingkirkan tumpukan tulang belulang itu. Entah kenapa rasanya tumpukan itu masih terlihat menggunung. "Bukan terlalu memaksakan diri, tapi hanya berusaha menyelamatkan kalian. Harusnya kau berterima kasih." Jessica langsung terdiam, sementara Jeff yang duduk di sampingnya hanya terkikik. "Kenapa kau? Tidak ada yang lucu," bentaknya. "Lagipula kakekku pernah bilang, sesuatu yang dikerjakan bersama-sama akan lebih mudah dan cepat selesai. Siapa tahu hal itu berlaku juga untuk hal semacam ini." "Kalau begitu kenapa kau malah duduk di sini dan bukannya membantu Didi?" Jessica meliriknya dengan sinis. "Aku kan sudah membantu. Kau juga melihatnya sendiri tadi. Istirahat sebentar

