Malam itu, kepulangan mereka dari rumah sakit semuanya telah kembali aman dan tentram. Tapi untuk Nadia, cewek itu belum merasa aman dan tentram kala teringat janji yang berupa hadiah akan ia berikan kepada suaminya, yaitu, jatah! "Ingat yah janji kamu," ucap Kean. Entah berapa kali Nadia telah mendengarnya. Nadia hanya mengangguk, tidak ingin berbicara sama sekali. Nadia merasa badannya tidak enak malam ini, juga suhu tubuhnya pun terasa panas. Sekali lagi, Nadia hanya diam. Tak ingin suaminya tahu jika dirinya tak enak badan mengingat bahwa hari ini mereka telah merayakan hari ulang tahunnya Kean. "Aku takut kalau Kak Kean akan kecewa," gusar Nadia. Nadia pun meyakinkan dirinya, janji harus ditepati dan ini merupakan kewajiban seorang istri untuk membahagiakan suaminya. Sekarang,
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


