Chapter 20

1039 Words

Kean baru selesai dengan rapat kerjanya, pria itu ingin menelepon Nadia. Namun, terdapat kiriman dari seseorang yang berupa video, merasa penasaran Kean pun melihat video tersebut. Rahang mengeras, wajah memerah, dan tangan yang mengepal kuat setelah melihat isi dari video tersebut. Jantung Kean berdetak dua kali lebih cepat dari sebelumnya serta diiringi dengan perasaan sakit hati ketika melihat istrinya dicumbu oleh seorang pria yang tak dikenalinya. Pasalnya, dirinya baru tiga hari berada di paris dan istrinya sudah berulah. "Nadia, jangan salahkan diriku jika kamu melihat saya bersama wanita lain," ucap Kean dengan nada yang serius. "Alden, kita pulang hari ini," beritahu Kean. Alden yang mendengar perkataan bosnya itu mengernyitkan kening. "Besok masih ada pertemuan, Pak," balas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD