"Bercinta denganku sekarang juga atau kutampar lebih keras lagi?!" bentak Alden di depan wajahku. Sorotan matanya begitu tajam yang membuatku takut. "Gak dua-duanya," jawabku. Tentunya aku gak mau digrepein sama Alden, apalagi ditampar? Baru saja aku ditampar dan itu sakit banget, mungkin pipiku udah merah. Kulihat tangannya terangkat lagi dan aku langsung berteriak. "Jangan! Sakit," lirihku kemudian. "Kalau sakit, yah bercinta denganku sekarang juga dan kamu gak bakalan ngerasain sakit," balasnya. "Om, lepasin aku," mohonku. Walau kutahu dia tidak akan melepaskanku tapi apa salahnya mencoba? Siapa tahu ada keajaiban. "Tidak!" tegasnya, kemudian melanjutkan ucapannya, "aku bersyukur jika Suamimu tidak melapor ke Polisi kemarin lalu. Bodoh sekali, membiarkan musuhnya berkeliaran, hahah

