Eps.40 ♡ Billy Kembali

1427 Words

Gelak tawa pecah seketika di antara mereka berempat. Kecuali, Emi dan Yudhis. Keduanya sama-sama kikuk. Tidak tahu harus memberikan respon yang bagaimana. “Stop bercandanya! Udah, sekarang kita makan dulu. Keburu dingin, nggak enak,” kata Emi seraya menunjuk jejeran nasi bungkus di atas tikar. “Sama seperti cinta. Kalau udah cinta, harus cepat-cepat nikah. Kalau kelamaan nunggu, keburu dingin. Nggak enak,” sambar Juna yang disambut Arum dengan anggukan setuju. “Mas, apaan sih!” gerutu Emi. “Kesal, deh,” keluhnya jengkel bercampur malu. Dari tangan Yudhis, buntalan kantong plastik tepat mendarat mengenai muka Juna. “Mulut selokan!” semburnya. "Memang benar kayak gitu, kan?" sambar Juna. Sesekali ia melirik Arum yang sedang menyuapi Trisna. Yudhis dan Emi sudah tenggelam dengan nasi bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD