Eps.24 ♡ Target Utama

1729 Words

■♡■♡■♡■♡■♡■♡■♡■ “Segala telah ia tanggung di punggungnya: sepi berjelaga, dendam menghitam. Seperti karat pada logam, atau hantu mencintai gelap hutan. Juga Tuhan yang pandai mereka-reka adegan demi adegan.” ~Daruz Armedian ■♡■♡■♡■♡■♡■♡■♡■ ■♡■ Bu Umi menyajikan satu hidangan untuk menyambut tamunya malam ini. Hidangan sederhana tersaji di meja makan. Bu Mia terlihat senang sekali dengan tempat kos ini. Ia sangat lega Arum bisa tinggal di lingkungan yang bersih dan nyaman. Terasa sekali nuansa yang masih sangat kental dari rumah lama kakaknya, meski sudah banyak pemugaran di sana sini. Nuansa kelam masa lalu keluarga Arum masih bisa ia rasakan ketika pertama kali memasuki rumah ini beberapa menit yang lalu. Arum terduduk lesu. Sama sekali tak terlihat senang. Ia memandangi semua makan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD