Hari semakin menggelap, matahari sudah masuk bersembunyi dalam peraduannya. Ini pertama kalinya dalam kehidupan Davika sudah melakukan sholat dengan tepat waktu. Dan semua itu gara-gara Ammar. Setelah sholat ashar, kemudian Maghrib dan isya'. Wah rekor yang ajaib yang bisa Davika sebut untuk sebuah ibadah dalam hidupnya. Dan Davika lumayan dibuat kaget, sebab setelah sholat Maghrib, Ammar melanjutkan mengaji Al-Qur'an hingga waktu isya' tiba. Apa mungkin Ammar akan melakukan itu setiap hari juga? Davika jadi berpikir, apa dia sudah tepat memilih suami pura-pura seperti sosok Ammar ini. Ammar terlalu agamis untuk Davika yang bahkan hanya hapal alfatihah saja. Ammar terlalu polos untuk Davika yang sejatinya urakan. Mendadak Davika merasa hidupnya seperti terpenjara jika harus terus berla

