Satu Sama

1374 Words

“Maaf, sudah membuat kejutan yang mencemaskan.” Bimby merasa sangat bersalah pada semua orang, dia menatap satu persatu wajah yang hanya mengangguk. Bi Amay datang dengan tergopoh-gopoh saat Bimby menghubunginya di waktu tak biasa, ini kali pertama dia dipanggil ke rumah utama di malam hari. Awalnya mengira jika sang wanita sedang menginginkan sesuatu untuk dikonsumsi, kebiasaan mengidam uniknya memang sering membuat semua orang geleng-geleng kepala. Namun, keinginan menyatukan semua orang dalam satu meja sedikit mengalami kendala karena kondisi Jofan. Jika selama ini yang ia ketahui tentang Jofan hanya mengenai karakter kasar nan arogan, ditambah rumor-rumor tak sedap yang menyudutkan karena memiliki kelainan biologis. Nyatanya, tidak demikian, melihat sang bos begitu kesulitan bernapas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD