“Ahjussi merasa bersalah karena menabrakku di masa lalu?” tanya Bimby dengan nada manja khas ketika mereka sudah di kamar, berdua saja. Jofan yang sedang memeriksa email dari sekretarisnya terlihat mematung, jemari yang semula bergerak lincah terhenti seketika. Namun, senyum sumir dia berikan. Diikuti gerakan kepala mengarah pada sang istri yang tengah duduk manis di atas kasur. Dua bulan sudah dilalui bersama, artinya perjalanan kehidupan palsu mereka telah mengalami banyak hal selama ini. Jofan tak menyangka akan menikmati momen berbeda bersama sosok tengil penuh keajaiban, bukan hanya sekadar melibatkan diri dalam sebuah kasus pemerkosaan yang dialami Bimby. Namun, ia akhirnya bisa membuka diri kepada orang lain. Menjadi sosok berbeda secara perlahan, memperbaiki hubungan dengan ibu

