Thirty Nine

1824 Words

"Kadang, pergi bisa menjadi cara terbaik. Ketika kehadiran kita menjadi air mata bagi orang yang kita cintai." ** DANAYA POV Aku menelusuri lorong rumah sakit jiwa dengan perasaan tak karuan. Rumah sakit jiwa 'Kenanga'. Tempat yang Mas Damar ingin tunjukkan padaku dan jelaskan tentang permasalahan yang masih menjadi tanda tanya bagiku. Setelah berusaha keras untuk membujukku bertemu dengannya lagi, akhirnya aku mengiyakan ajakannya. Boleh aku menyebutnya kembali dengan sebutan 'Mas'? Rasanya memang masih canggung. Tapi aku tetap menjaga profesionalitasku sebagai rekan kerjanya di kantor. Mas Damar menuntunku masuk ke sebuah ruangan bercat putih bersih. Disana hanya ada 2 perawat yang sepertinya sudah mengenal Mas Damar. Aku masih duduk tertegun. Apa maksud dari semua ini? "Nay, tunggu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD