Thirteen

1207 Words

'Danaya, teguhkan keyakinan saya. Kalo memilih kamu adalah sebuah keharusan untuk saya.' AUTHOR POV Damar memakirkan motornya di pelataran sebuah warung makan. Kali ini Damar akan mengajak Naya makan salah satu kuliner yang cukup terkenal di Malang yakni Rawon. Bukan tanpa alasan Damar mengajak Naya makan kesini, sesuatu hal yang mengusik pikiran Damar belakangan ini menjadi alasannya untuk berbicara serius dengan Naya. "Yaampun saya kira kita mau tamasya keliling Malang." Gerutu Naya seraya merapikan bajunya dan melepas helmnya. Damar menarik tangan Naya tanpa izin dan membawa gadis itu duduk di hadapannya. "Rawonnya 2 ya Mba. Pakai nasi dan es teh manis." Seru Damar pada salah satu pelayan. Naya diam-diam memperhatikan Damar. Satu pemikiran yang terlintas dalam kepala Naya sekarang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD