Mawar memang indah
Namun lebih indah
Permen memang manis
Namun tak semanis dirimu
Racun itu mematikan
Namun kau lebih ampuh membunuhku
Mencintaimu bagai menyiksa sanubari diri
Dirimu nyata namun tampak maya
Aku sendiri berdiri tak pasti
Kau istimewa penuh cinta dan tahta
Dunia pun tak ragu menjamu
Namun diriku hanya hal tabu
Berpikir mendapat cinta
Malah siksa yang diterima
Seperti hidup dan mati
Rasa inipun akan mati
Tanpa perlu dilukai
Karena aku tak pernah berarti