TIDAK percaya pada apa yang dilihat, Erga bergerak untuk mengambil keranjang sampah mendekat ke sisi ranjang. Ocha benar-benar tidak bisa dibiarkan terus menerus bolak balik ke kamar mandi dengan langkah sembrono. Diusia kehamilan yang masih begitu muda, Ocha bisa saja membahayakan janin yang segera tumbuh menjadi bayi sempurna itu. "Duduk sini, Darl." Ocha yang sensi memandang sinis pada suaminya. "Orang lagi mual! Kenapa malah disuruh duduk, sih?!" Oh. Erga tidak suka dilempari tatapan permusuhan dari istrinya. "Aku yang ngerawat kamu. Bukan seenaknya nyuruh duduk, Mama tersayang. Ini," Erga menunjuk keranjang sampah tepat di bawah sisi tempat tidur Ocha. "supaya kamu nggak perlu bolak balik ke kamar mandi. Aku turun dulu sebentar, buat bikinin teh hangat, ya." Menyadari telah
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


