“Tante…., Tante Nur… tunggu sebentar!” pekik Mike sembari menuju Nur Afiah yang juga menghampirinya dengan mata melotot. Beberapa tamu hotel langsung menoleh ke arah sumber suara, penasaran pada lelaki muda berwajah tampan yang dengan polosnya berlari kecil sambil melambai ke arah Nur Afiah. Wajah Nur Afiah seketika memucat. Seluruh bulu kuduknya meremang, takut jika ada pengunjung yang mengenalinya kemudian mencari tahu siapa itu Mike. Astaga… pemuda ini ceroboh banget sih! Gerutu Nur Afiah dalam hatinya. Sekejap ia menoleh ke luar lobi, tempat Fred dan Zefa baru saja ke luar untuk naik mobil. Nur mendesah lega karena Fred dan Zefa tidak mendengar. Mungkin karena jarak mereka yang cukup jauh dan lobi yang cukup bising karena banyak yang lalu lalang. Nur Afiah menarik napas panjang

