Bab 44 : Berita Adul dan Andi

2069 Words

Keadaan Adul jauh lebih baik ketimbang dengan keadaan Andi yang memprihatinkan. Pemuda yang memiliki lesung pipi itu sebenarnya sudah sadar, namun sama sekali tidak bisa diajak ngobrol, dan dari sadar beberapa jam yang lalu, sampai sekarang masih mengunci bibirnya meski Panji, Udin, bahkan Adul sendiri mengajaknya berbicara. Mata Andi akan bergerak mengikuti seseorang yang mengajaknya berbicara, namun mulutnya sama sekali tidak mengeluarkan suara sekecil apa pun. Paman Andi, Aris. Merasa ada yang tidak beres dari keponakannya. Ia bahkan sudah mengajak berbicara sedari tadi, namun hanya diam membisu lah jawab dari Andi. "Wak,kenapa sama Andi? " Tanya Panji heran, begitu melihat Aris keluar dari tenda tempat kedua rekannya di rawat. Saat ini sudah pukul 8 malam. Dan kebanyakan anggota su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD