Allea terus kepikiran dengan isi BBM dari kontak bernama Pratiwi tersebut. "Hubungan apa ya?!" "Sayang masak apa?" tanya Rama membuyarkan lamunannya. "Gurame asam manis," sahutnya dengan tangan yang sibuk merajang wortel. Tubuh bongsor itu memeluk Allea dari belakang, "Habis ini kita berkebun yuk! Tapi beli pot dulu buat mawar putih hadiah Valentine dari kesayangan yang waktu itu buat Rama marah besar!" selorohnya tanpa beban. "Dih, seharusnya saya yang marah kenapa jadi Bapak? Tapi ya karena Bapak Bos di rumah ini mau gak mau saya Terima nasib aja." "Oh kalau udah jadi istri Bos nanti gak mau lagi lah ya terima nasib gitu aja?" Allea mendengus, "Sama aja deh kayaknya, mana mungkin saya berani membantah!" Rama mengikuti gerak Allea kesana kemari, "Bukannya setiap saat kamu sel

