Rumah Januar

1475 Words

Aku membawakan beberapa buah buahan untuk Januar, sementara yang lainnya membawakan beberapa roti. "Bi, Emangnya mama sama papa Januar ke mana? Kelihatan sepi" s elue "Mereka lagi mengurusi bisnis baru mereka non, alhamdulillah mereka dapet bisnis baru" "Alhamdulillalh" seru kami semua "Doain aja semoga bisnis mereka kali ini sukses seperti dulu ya non?" "Pastinya dong bi" timpal ku sambil tersenyum Ya sudah, kita mau langsung aja ke Januar ya bi?" Seru Leo "Monggo monggo" Kami segera memasuki kamar Januar dilantai atas, terlihat Januar yang masih menutup matanya, aku segera duduk di sampingnya, sementara yang lain duduk di sofa. Aku mengelus elus kepala Januar pelan, hingga membuat Januar terbangun perlahan. "Queen?" Januar segera mengatur posisinya untuk duduk dan langsung memelukku era

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD