Januar cemburu

1213 Words

"Janu plis, jangan marah mulu. Lutfi itu cuma mengagumi aku doang, lagian aku juga gak pernah chatan atau mengobrol sama dia, seriusan king" "Terus?" Jawabnya singkat padat dan tak jelas "Maksudnya?" "Terus kamu harap aku bakalan maafin kamu? Ingat, gak boleh ada lelaki yang menyukai kamu lagi selain aku! Aku doang" jawabnya dengan menatap ku tajam Aku menelan salivaku kuat-kuat. Mataku terbuka lebar-lebar. "Kalo kamu gak suka sama sikap aku yang terlalu posesif, terserah kamu!" "Lhaa ko jadi semarah ini?" "Apa? Kamu pikir aku bakal biasa aja liat ada cowok yang chat kamu?" "Maaf Janu, maaf!" "Sekali lagi yang nama nya Lutfi gangguin kamu!" "Abis dia" Aku menelan saliva ku susah, mengepalkan tanganku erat, aku bingung harus bagaimana lagi menghadapi Januar semacam ini. Januar memarkirkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD