Sulit Digapai

1309 Words

Dewa dibawa ke tempat yang lebih sepi. Tepatnya, lelaki itu di bawa ke sebuah taman yang letaknya berada di sisi gedung yang jarang dilewati. Taman yang berada di balik parkiran khusus tamu itu jarang sekali dijamah oleh para karyawan, kecuali pegawai bagian taman dan kebersihan area parkir. Biasanya taman tersebut digunakan oleh para sopir untuk menunggu jika sedang mengantar atasannya ke kantor Himalaya & Co. Tepat di sisi kolam ikan, Dewa pun dilepaskan. Detik kemudian, salah satu dari pria kekar tersebut memukul perutnya. Pukulan keras yang mendarat di perut sixpack-nya seketika membuat Dewa pun tersungkur sambil mengerang kesakitan. “Aakh …,” erang Dewa sambil memegangi perutnya. “Jangan pernah mengganggu Nona Anya lagi kalau kamu ingin selamat!” ancam lelaki yang berambut cepak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD