Tanpa Anya sadari di sudut ruangan ada seorang gadis yang sedang menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk diartikan. Gadis itu masih ingat dengan jelas bagaimana Anya memintanya untuk tidak muncul dihadapan perempuan itu lagi. Karena tidak ingin memperkeruh keadaan, akhirnya dia memilih minggir ke sudut pujasera. Dia berdua bersama dengan sahabatnya waktu kuliah dulu dan mereka berdua sama-sama mengenal Anya. “Kenapa kita harus pindah sih, Tan?” tanya sahabatnya. “Nggak apa. Di sini lebih tenang, nggak berisik,” jawab Tantri tanpa mau menjelaskan alasan yang sebenarnya. Pengaruh keluarga Warman sungguh luar biasa dan dia sudah membuktikan itu. Tantri terus menatap sepasang suami istri yang sedang berdansa. Menurutnya, pantas saja kakaknya jika jatuh hati pada Anya karena wanita c

