Setelah selesai membuat minuman, Mona tampak melihat ke arah kamar Dewa. Raut wajahnya tampak panik ketika mengambil sebuah bungkusan plastik kecil dari dalam saku celananya. Kemudian perempuan itu segera menaburkan bubuk dari bukusan yang ada digenggamannya ke dalam minuman tersebut dan segera mengaduknya agar serbuk tersebut bisa tercampur. Beberapa saat kemudian, ia pun kembali ke kamar Dewa sambil membawa minuman dingin yang sudah dia campur dengan sesuatu. Sebelum mengetuk pintu kamar pria itu kembali Mona menghela napas panjangnya terlebih dahulu. Tok … tok … tok! “Mas Dewa, ini aku buatin minuman dingin,” panggil Mona dengan suara yang terdengar lebih tinggi dari sebelumnya. Namun, sepertinya Dewa tidak mendengar panggilan Mona karena pria itu tidak merespon sama sekali. P

