BAB 46

1032 Words

Janied menatap Julieta Mahveen yang tampaknya ingin menolak sarapan bersamanya namun wanita yang sangat berwibawa itu tak punya alasan sehingga Julieta Mahveen sekarang berada satu meja dengan Janied sedangkan Saima masih tidur, kata Julieta. “Lo prefer kopi atau teh kalau pagi hari?” Janied membuka obrolan, tak mau terkesan canggung meski sebenarnya memang canggung. Julieta sama sekali enggan untuk menyapa dan sekadar basa-basi. “Teh. Gue nggak suka kopi,” balas Julieta seadanya. Perempuan itu mendekatkan kepadanya sendiri cangkir berisi teh dengan campuran madu sedangkan kopi yang menguap di sebelahnya tidak disentuh bahkan tidak dilirik. Kedua minuman itu dipesankan oleh Janied sebelum Julieta datang. “Kenapa lo gak suka kopi?” Janied tak tahu pertanyaannya akan membuat suasana menj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD