Part 37. Bermuka Dua. === “Jadi Mas Satya berangkat jam berapa dari rumah?” tanya Calista. Ia mendekatkan tubuh ke sisi suaminya. Melingkarkan tangan ke pinggang, dengan posesif. “Jam sepuluh!” jawab Yoga. Ia bisa saja berangkat jam sebelas atau dua belas. Namun, setelah dipikir lagi, tidak adil jika tidak menemui Devina. “Yoga sebenarnya di mana sih! Apa dia tidak ingin pulang sebelum Mas Satya berangkat!” gerutu Calista kesal. Masih berharap dan menolak bukti. Yoga memilih diam. “Sayang?” panggil Yoga pelan. “Ya, Mas!” jawab Calista. “Kenapa kamu lebih memilih aku daripada Yoga?” Pria itu mulai membuka percakapan serius. Ia ingin menanyai Calista tentang banyak hal mengenai Satya. Mungkin itu bisa menjadi petunjuk, di mana keberadaan saudara kembarnya. Semakin banyak petun

