Aliya kembali ke rumah sore hari, diantar Bayu. Menyimak dari bagaimana mereka berinteraksi, sepertinya Aliya sudah akrab dengan pria yang baru dikenalnya itu. Bahkan, Aruna jadi lebih sering merengek pada Bayu untuk beberapa hal: meminta jangan pulang, salim, atau meminta hadiah. Semua itu dilihat oleh Alisha. Ia sedikit tersenyum, kemudian menutup tirai jendelanya. Duduk di kursi belajarnya yang menempel di tembok. Membaca buku sejarah Islam. Namun, ia malah mendapati dirinya tidak fokus pada setiap kata dalam buku. Maka, Alisha meletakkan buku itu di atas meja. Memakai pakaian lebarnya lagi, serta jilbab, dan cadar. Keluar dari kamar, menuju dapur. Masih terlalu lama dari jam membuat makan malam, sehingga perempuan itu memilih membuat kue yang selalu Arslan sukai. Bahkan, hanya men

