B A B • 58

2370 Words

Jas kerja ditanggalkan, serta dasi yang mencekik leher. Arslan membuka dua kancing atas dari kemeja navy-nya, kemudian mengambil penutup wajah dari atas dasboard untuk ia pakai. Sesak menghimpit dadanya, sampai-sampai Arslan harus menarik napas panjang beberapa kali. Lalu keluar dari mobilnya. Memasuki rumah yang ia desain khusus sehingga mirip dengan tempat penyekapannya saat masih kecil. Ketika memasuki ruangan, empat anak buahnya segera keluar usai diberikan isyarat. Tersisa Arslan, Edy, dan salah satu penculiknya yang masih selamat. Arslan menyunggingkan sudut bibirnya, kemudian mengambil sebuah cambukan dari samping pintu yang memang sudah diminta olehnya sebelum ke sini. Arslan berdiri di belakang penculiknya dulu, karena dialah yang terbahak-bahak saat menjatuhkan cambukan di pu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD