Pagelaran Adu Tanding yang akan dilaksanakan beberapa purnama mendatang tak ayal membuat sejumlah pendekar lebih giat untuk mempersiapkan diri. Mereka semakin banyak berlatih dengan guru masing-masing atau beberapa diantaranya malah menyepi di tempat terpencil untuk meningkatkan keilmuannya. Sebagian dari mereka ada yang mengintai pendekar lain yang dianggap saingan terberat, diam-diam mencari celah dan kelemahannya. Di Padepokan Tapak Setan, semuanya terlihat biasa saja karena Raja Telapak Iblis sudah sesumbar bahwa dia lah yang akan menguasai jagad persilatan, seperti tahun-tahun sebelumnya. Para pendekar lain sudah sepenuhnya paham, Raja Telapak Iblis adalah dedengkot dunia persilatan yang mempunyai pengaruh kuat. Raja Telapak Iblis hanya menghabiskan waktu untuk bersantai, tanpa ada n

