Api berkobar di ruang tahanan, menimbulkan huru-hara yang tak terhindarkan. Asap yang mengepul, membumbung tinggi, membuat perhatian para pengawal kerajaan teralihkan. Mereka berlarian ke sana, berusaha memadamkan api yang makin menjadi. Sementara para tawanan yang telah dibebaskan oleh Panji segera mencari tempat persembunyian masing-masing. Ayu Seroja mengikuti langkah Sri Aning dan Sri Asih menuju ke sebuah tempat sepi di belakang, terhindar dari pandangan banyak orang karena letaknya berada di belakang bangunan-bangunan. Sri Aning menunjuk sebuah titik di atas tanah, yang ternyata adalah sebuah pintu yang menghubungkan dengan lorong panjang ke bawah tanah. Awalnya, Ayu Seroja merasa bingung, tempat apakah ini gerangan? “Jangan khawatir, Tuan Putri. Kita akan aman di tempat ini. Ini a

