Suara sinden melengking mendayu-dayu, berpadu dengan suara genderang ditabuh untuk menyambut para tamu yang diundang dalam jamuan makan malam ini. Segenap hulubalang dan petinggi kerajaan mulai bermunculan satu-persatu memenuhi undangan jamuan. Mereka mengenakan busana kebesaran, dengan hiasan yang bertaburan, terlihat berkilau-kilau. Ruangan jamuan itu berada di samping istana, sebuah aula besar dengan meja panjang yang di atasnya tersaji beranekaragam makanan menggugah selera. Acara jamuan itu sendiri disambut langsung oleh Patih Ganindra, yang malam itu mengenakan busana kebesarannya, dengan jubah emas berkilauan. Ia mengumbar senyum seraya melayangkan pandangan ke sekitar, memeriksa setiap tamu yang hadir. Ia terlihat berbeda dari biasanya. Panji Panuluh, malam itu juga tampil agak b

