Bab 88 Pertempuran Terbuka

1125 Words

Ayu Seroja merangkak di antara semak dan dedaunan, menghindari para tentara kerajaan yang makin beringas masuk hutan. Napasnya tersengal dan jantungnya berdebar hebat. Ia mengkhawatirkan keadaan Aji Danumaya yang sedang ia tinggalkan tadi. Ia berpikir, pasti tentara-tentara itu menemukan Aji Danumaya. Tiba-tiba Ayu Seroja melihat beberapa langkah dari tempatnya bersembunyi, seorang tentara kerajaan yang sedang menyisir hutan, dengan tombak tergenggam di tangan. Matanya menyapu ke seluruh penjuru hutan, mengamati segala pergerakan yang ada. Ayu Seroja semakin merasa tegang. Ia membekap mulutnya sendiri agar tak bersuara. Harapan satu-satunya adalah rimbunnya semak di dasar hutan. Seandainya semak itu tersibak, maka tamatlah riwayatnya. Apa yang ia khawatirkan menjadi kenyataan. Tentara ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD