⚡T u j u h⚡

923 Words
Entah apa yang terjadi di urusan pekerjaan Mas Prabu, tapi yang jelas saat pria itu berbicara dengan rekan kerjanya aura tidak bersahabat terpancar jelas. "Enggak ada! Enggak ada! Seluruh tim tunggu saya di sana. Saya on the way sekarang juga," ucap Prabu lantas memutuskan panggilan telepon. Aku sedari tadi hanya menatapnya dan kini pria itu berbalik menatapku. Kami saling berpandangan sebelum akhirnya dia menunjuk ke arah lemari. "Ganti baju. Ikut saya." Eh? Aku ikut? Aku masih terdiam dalam keraguan. Serius aku ikut? Kontribusi aku di sana apa? Enggak ada. Aku enggak tahu dan enggak mengerti apa-apa. "Kok diam aja? Dengar saya enggak?" "Aku ikut ngapain? Aku enggak ada gunanya, mendingan aku di rumah aja." "Temani saya," dia membuka lemari yang berisi bajuku lantas dia mengambil kemeja pink dan juga rok hitam, "pakai sekarang. Saya tunggu di bawah. Enggak usah kebanyakan mikir. Ikut aja," ucapnya lalu dari arah luar pintu ditutup dengan kencang. Aku tersentak dan detik selanjutnya aku buru-buru mengganti pakaianku. Jangan sampai kena semprot lagi. Aku dibentak dikit aja sudah kaget, apalagi harus menghadapi kemarahannya. Saat berada di mobil, seperti biasa aku hanya terdiam sambil menatap ke arah jalan raya. Mas Prabu mengendarai mobil dengan agak kencang, mungkin dipengaruhi oleh emosinya yang memuncak. "Aku ngeri tahu. Pelan-pelan aja ya?" "Aman. Diam aja kamu. Duduk tenang." Aku menelan salivaku sambil terus meyakinkan diri sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja. Sesekali aku melihat ke arah Mas Prabu, rahangnya mengeras dan sorot matanya tajam. Dia jadi makin seram banget. Kelihatan seperti pria kejam yang suka ada difilm-film. Kalau boleh memilih, aku lebih pilih sifat dia yang agresif daripada seperti ini. Kelihatan seperti dewa kematian. Padahal ini hari Minggu loh, tapi urusan pekerjaan memaksanya untuk kembali ke kantor. Aku juga kurang tahu, ada apa sih sebenarnya. Kok Mas Prabu bisa sebegitu marahnya. Mobil ini masuk ke dalam parkiran gedung. Dari kejauhan aku bisa melihat tulisan di atas gedung itu 'Brita Production House'. Heum rumah produksi, tapi produksi apa ya? Aku jadi penasaran. "Turun, Luv." Aku melepaskan sabuk pengaman lalu turun dari mobilnya. Mas Prabu juga turun dari mobil kemudian kami bersama-sama masuk ke dalam gedung ini. Kami masuk ke sebuah ruangan di mana ruangan itu sudah dipenuhi oleh beberapa orang. "Semuanya duduk," ucapnya tegas. Seluruh orang di sini langsung menuruti perintahnya. Ekspresi ketakutan terpancar jelas di wajah mereka. Mas Prabu menunjuk ke sebuah kursi, memberikan isyarat agar aku duduk di sana kemudian dia duduk di kursi sebelahku. Disepanjang obrolan Mas Prabu dengan para bawahannya, aku hanya mendengarkan tanpa berani sekalipun untuk angkat bicara. Soalnya aku enggak paham juga harus ngomong apa. Namun, aku paham topik obrolan yang sedang mereka bicarakan. Jadi, mereka sedang membuat proyek iklan. Brand-nya cukup terkenal di Indonesia. Brand tersebut memang sudah beberapa kali menjalin kerja sama dengan mereka, tetapi kali ini Brand itu meminta agar kontrak kerja sama mereka dibatalkan karena masa produksi yang melewati waktu kesepakatan. "Produsernya siapa? Kamu kan?" Mas Prabu menunjuk ke arah seorang pria paruh baya, "mulai hari ini jangan pernah ambil proyek di PH saya." Dipecat kah? Tegas ya. "Loli, tolong hubungi klien biar saya yang bicara dengannya." "Baik, Pak." Suasana di sini mencekam dan ditambah mencekam lagi saat Mas Prabu menggebrak meja. "Semuanya keluar dari ruangan ini kecuali produser, sutradara, dan Loli." Mendengar namaku tidak disebut, aku bergegas untuk ikut keluar. Namun, cekalan tangan Mas Prabu membuat aku kembali terduduk. "Diam, diam, di sini," ucapnya penuh penekanan disetiap katanya. "Iya, oke." Klien yang baru saja dihubungi Mbak Loli akhirnya datang ke ruangan ini. Mereka semua, kecuali aku, kembali membahas tentang proyek iklan. Diskusinya cukup panjang dan alot sampai akhirnya kesepakatan pun dibuat. Semua proyek akan selesai dengan penambahan waktu satu Minggu ke depan. Mereka semua bernafas lega, tapi Mas Prabu tetap menampilkan wajah tidak bersahabat. "Panggil tim yang lain untuk masuk kembali ke ruangan. Kita diskusikan proyek ini. Kali ini saya yang turun tangan," ucap Prabu saat klien sudah pamit pulang. Diskusi kembali berlanjut, tapi kali ini dengan seluruh anggota tim. "Mungkin itu saja. Jika ada sesuatu yang perlu dibicarakan, kita lanjut ke pertemuan selanjutnya. Tolong kali ini, bodohnya dikurangi." Ya ampun, mulut. Kasarnya. "Baik, Pak." "Oh iya," Mas Prabu mengambil tanganku, "perkenalkan Luvita, istri saya. Saya harap jika saya membawanya ke sini, kalian bisa memberikan kenyamanan untuk dia. Dan tolong profesional dalam bekerja, jangan mencampurkan urusan pribadi dengan pekerjaan. Termasuk urusan pribadi saya, kalian jangan ikut campur." Aku diam-diam tersenyum kecil. Kayanya aku enggak akan merasakan drama istri bos yang diomongin oleh para karyawan. Soalnya, bosnya sudah memperingatkan dari awal. Teruntuk yang mau baca cepat, aku udah publish satu buku full di k********a. Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853) Terdiri dari: Full E-book (Lengkap) Part Ke-1 sampai Part Ke-55 (Ending) Total 55 Part ; 215 Halaman Hanya dengan Rp46.000 kalian bisa akses semua itu, tanpa menunggu. Cara Pembelian: 1. Masuk ke aplikasi k********a bisa melalui web atau aplikasi. 2. Cari nama kreator (TheDarkNight_) dan cari judul karya (Full _ Ebook _ Get A Cruel Husband? _ TheDarkNight_) 3. Setelah ketemu, scroll ke bawah sampai menemukan harga jual karya tersebut. Harganya Rp46.000. 4. Ubah harga jika kamu ingin memberi apresiasi lebih. Pilih metode pembayaran: GoPay, OVO, Shopeepay, Indomart, Alfamart, atau transfer bank. 5. Ikuti petunjuk pembayaran (lihat bagian-bagian yang menerangkan pembayaran dengan Gopay, OVO, Virtual Account BNI, dan Pembayaran QR). 6. Kembali ke laman k********a dan ke karya tadi. Pastikan kamu sudah login, ya. Kalau transaksi sudah berhasil, Karya yang sebelumnya bertuliskan "terkunci" akan ganti jadi "terbuka". Jika ada pertanyaan boleh chat admin aku 085810258853 Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853)
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD