Cinta dapat terbentuk hanya jika kamu mengungkapkannya __ Silvia memenuhi ajakan Arjuna makan malam di Hotel Gold. Ia datang dengan gaun hitam yang sangat anggun, rambut tergerai indah dan polesan make up sederhana. "Hai," sapanya begitu tiba di hadapan Arjuna. "Hei." Arjuna menarik kursi untuknya lalu mereka duduk saling berhadapan. "Thank you!" ucap Silvia tersenyum manis. "Harusnya kamu mau aku jemput." "Ah, ngerepotin!" Silvia meletakkan tasnya. "Rena apa kabar? Kangen juga sama si imut itu. Sekarang cuma bisa liat dia di infotainment atau di majalah." Arjuna tersenyum. "Dia baik. Kadang dia lucu. Polos." "Syukurlah." Masih enggan membuka soal pribadi. "Kerjaannya?" "Soal kerja nggak ada masalah. Hanya, sejak ada Exell aku suka was-was." "Ex

