“MEREKA datang!” teriak seseorang dibarisan belakang. Lantas membuat kami semua menoleh kejendela bus. Bang Dayat dan Zico datang bersama beberapa orang lainnya. “Kenalkan mereka tim posko penjaga banjir desa Mahaya, Bang Sarif, Bang Aban, dan Pak Hamzah. Kata mereka kita nggak bisa lewat jalan yang didepan” jelas bang Dayat. “Lalu gimana kita bisa sampai ke desa?” tanya Bang Agus “Naik perahu. Perahunya ada diposko, mari ikuti saya, kita jalan kaki” “Sebentar, busnya nanti gimana?” “Ikuti arahan Bang Aban, Pak Surya, minta tolong ya bus nya” ujar bang Dayat. “Siap!” Kami semua turun dari bus mengikuti langkah Pak Hamzah dan Bang Sarif, kecuali Pak Surya dan bang Aban, mereka pergi membawa bus ketempat yang lebih tinggi. Genangan air yang kami lalui sudah setinggi paruh lutut, de

