45. Upaya untuk Dekat

1910 Words

“Kayaknya aku butuh jadwal kelas kamu deh, Yang.” “Hah? Buat apa?” Risa melongok dari lemari pakaian, menatap suaminya yang tengah memakai kemeja kerjanya di dekat ranjang. Masih serius mengancingi kemajanya, Divan menyahut. “Ya biar aku jadi tahu kapan bisa anter-jemput kamu jam berapa. Kok rasanya setelah kita nikah aku malah lebih susah cari waktu buat itu ya? Padahal dulu hampir setiap hari aku bisa.” Risa tersenyum tipis, menarik salah satu jas kerja Divan dari lemari dan membawa bersamanya menghampiri pria itu. “Bukannya laki-laki memang begitu? Kalau belum benar-benar dapat dikejar sampe jungkir balik, tapi kalau udah dimiliki ya...” Risa menaikan sebelah alisnya penuh arti, mengambil alih dasi yang sudah melingkar di leher Divan dan memasangkannya . “Hm? Apa maksudnya itu? Kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD