HagiaSophia 112

1225 Words

[SOPHIA] . Penerbangan sejauh dua jam empat puluh menit dari bandara Fiumicino ke bandara Luton kuisi dengan memikirkan Hagia. Perjalanan hati dan pikiranku lebih melelahkan dibanding perjalanan fisik. Randy terlihat berusaha keras untuk membuatku nyaman bersamanya, tapi kuabaikan begitu saja. Sejak kami meninggalkan hotel, dia terus menyerocos mengajakku ngobrol, hanya kubalas sesekali, jika memang penting untuk dijawab. Dan sebenarnya, tidak ada yang penting dari pembicaraannya. Aku yakin satu juta persen, hanya untuk mengisi kebekuan di antara kami. Kami terbang dengan pesawat komersil, duduk di kelas biasa. Jauh sekali dibandingkan dengan pesawat pribadi milik Hagia yang mewah. Aku tidak tau, apakah itu berarti Randy tidak memiliki uang sebanyak Hagia, tapi seharusnya semua biaya ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD