Bab 27

1065 Words

Waktu seolah membeku di dalam penthouse mewah milik Steven Michael Gilbert. Lima hari telah berlalu sejak badai malam itu, dan Lucas kini telah kembali menjadi bocah yang ceria. Ruang tamu yang dulunya terasa dingin dan kaku, kini dipenuhi dengan suara tawa melengking Lucas yang sedang mengejar robot mainan barunya. Steven, yang biasanya selalu berkutat dengan dokumen-dokumen konstruksi yang membosankan, kini seringkali pulang lebih awal. Pria itu tampak tidak keberatan duduk di lantai marmer, melepaskan dasinya, dan ikut merangkak bersama Lucas. Mereka tampak begitu serasi; cara Steven mengacak rambut Lucas, dan cara Lucas menatap Steven dengan kekaguman yang murni, seolah pria itu adalah pahlawan tanpa celah. Yara berdiri di ambang pintu dapur, memegangi nampan berisi camilan d

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD