Bagian 36

1476 Words

"Savanna..." panggil Niel Yang di panggil mendongak ke arah datangnya suara. Niel menggenggam kedua telapak tangan Savanna. Setelah mereka berdua menghabiskan waktu hampir satu jam dalam tawa dan bercanda, kini mereka duduk saling berhadapan. "Saya tahu saya memang tidak punya hak untuk mencampuri urusan kamu." Ucap Niel. Savanna melipat kedua bibirnya ke dalam mulut. Ia mendengar apa yang Niel bicarakan sekarang. "Saya juga memang bukan siapa-siapa kamu sekarang." Lanjut Niel. Savanna masih dalam posisi yang sama. "Saya juga tidak bermaksud untuk membela atau memilih ayahmu." Ucap Niel. Savanna menggigit pipi dalamnya. "Tapi...bolehkah saya mengeluarkan isi pikiran saya?" tanya Niel. Savanna mengangguk tanda setuju. "Allah saja maha pemaaf dan pengampun." Ucap Niel. Hati Sav

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD