Sam membuka dengan cepat pintu apartemennya karena dari laporan Hans yang mengatakan jika titik GPS Sofia berada di apartemennya sendiri. Itupun sempat membuat Sam kesal karena Hans baru meneleponnya setelah ia berkeliling selama tiga jam dengan nihil hingga ia baru memiliki ide untuk menanyakannya kepada Hans dan ia pun akhirnya terjebak macetnya jalanan ibukota. " Sayang..." panggil Sam dengan cepat dan setengah berlari menuju kamarnya dan cukup lega karena ia melihat ponsel Sofia yang tergeletak di lantai depan kamarnya. " Sof... Sofia...." panggil Sam lagi lalu membuka pintu kamarnya dan menemukan sosok yang ia cari tersebut yang duduk di sofa samping jendela kamar Sam dengan menyandarkan kepalanya menatap keluar. " Sayang..." panggil Sam sambil mendekati Sofia dan duduk di samping

