Tempat Seharusnya

1312 Words

" Sialann si Sam!!!" umpat Regita dengan kesal sambil melemparkan tas dan juga melepaskan syal di lehernya dengan kasar ke atas tempat tidur. Sejak tadi ia menahan amarah dan menjaga sikapnya di hadapan Sam dan juga supir yang mengantarnya. " Darimana Sam tahu kalau aku mencoba menggoda Alden saat masih menjadi perawat papa? Apa bu Tina?" tanya Regita pada pantulan wajahnya di cermin meja rias besar di kamarnya. " Nggak... Nggak mungkin. Aku selalu hati- hati dan selalu menjaga sikap di hadapan semua orang. Tapi darimana Sam tahu? Dan kenapa dia baru bilang sekarang? Kalau dia tahu ini sejak lama, aku pasti sudah lama juga tidak akan dia biarkan tinggal disini. " Mbak Rania...." gumam Regita. " Iya. Hanya mbak Rania yang sering melihat aku mencoba menggoda Alden. Tapi saat itu dia ngg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD