Sam menuntun Sofia ke tempat tidur setelah melihat istrinya tersebut telah berpakaian dan ia sendiri juga telah berpakaian. Sam sangat bahagia malam ini karena akhirnya bisa mengungkapkan apa yang ia rasakan akhir- akhir ini kepada Sofia dan istrinya itu juga sama sekali tidak menolaknya dan ia tahu Sofia telah menerimanya. Karena itulah ia berusaha untuk tidak memaksa dan membuat istrinya ketakutan lagi. Ia akan menahan diri dan berusaha hingga Sofia bisa menerima dirinya seutuhnya dan melupakan apa yang dulu telah ia lakukan dan ucapkan kepadanya. " Mau makan?" tanya Sam ketika Sofia duduk di sampingnya. Tangan Sam tengah menggenggam erat tangan lembut Sofia. " Nggak. Aku nggak lapar." jawab Sofia sedikit malu karena Sam terus menatapnya dan menyalipkan rambutnya ke telinga. " Kamu ya

