Love

1170 Words

Sam berbaring di lounger chair rotan di samping kolam renang sambil terus membayangkan keadaan Rania siang tadi. Keadaan yang masih sama dengan tahun- tahun kemarin meski kini sudah terlihat lebih baik. Paling tidak Rania tidak lagi berteriak ataupun menangis histeris ketika teringat akan pengkhianatan suami dan juga karyawannya yang selama ini menjadi sahabatnya. Sam tersenyum ketika Sofia mendekatinya dan tanpa segan langsung ikut berbaring di sampingnya hingga ia harus sedikit bergeser dan memiringkan tubuhnya agar mereka bisa muat berbaring bersama. " Kamu mikirin apa?" tanya Sofia yang kini telah berada dalam pelukan hangat Sam. " Mikirin akhir dari ini semua." " Kenapa?" Sam mengehela nafas dengan berat lalu mengecup puncak kepala Sofia sesaat. " Aku yang awalnya malah menyala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD