What Could Be Worst?

1263 Words

Tangis Sofia semakin deras ketika tangan hangat pria tersebut membingkai wajahnya dengan lembut. " Kamu ngapain disini?" tanyanya lembut namun Sofia malah makin menangis dengan tubuh yang bergetar. " Sayang.... Aku mencari kamu kemana- mana. " " Zein..." ucap Sofia akhirnya. Sejenak otaknya tidak bisa mencerna apapun. Zein lalu memeluknya dengan erat meski Sofia hanya bisa mematung masih tidak percaya akan siapa yang kini ada di hadapannya. " Sayang... Aku kangen kamu, aku nyari kamu kemana- mana dan ternyata kamu malah ada disini. Di rumah aku" ucap Zein sambil mengecup puncak kepala Sofia dengan lembut dan terus memeluknya penuh kerinduan. " Sofia!" sebuah suara yang juga Sofia kenali kembali membuatnya terkejut dan langsung melepaskan diri dari Zein dengan cepat. " Sam..." ucap Z

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD