His Order

1378 Words

Dengan ragu dan mencoba tetap terlihat tenang, Sofia berjalan mengikuti Sam yang baru saja membuka sebuah pintu besar rumah tinggal Sam dan keluarganya. Pintu rumah yang bahkan terlihat bagaikan pintu gerbang. Sesekali Sam melirik Sofia dengan seringai tajam seolah mengejeknya yang akan memasuki tempat ia akan menjadi mangsa empuk bagi siapapun yang berada di dalam sana. Detak jantung Sofia berdebar sangat hebat seolah ia akan menjemput ajalnya dengan senang hati di dalam rumah megah tersebut. Ia seolah baru saja melewati gerbang neraka yang ia yakini akan mendapatkan berbagai macam penderitaan. Ingin sekali rasanya Sofia mendapatkan perlindungan ataupun kekuatan dari siapa saja yang ada di sana, namun ia tahu hal itu adalah sangat tidak mungkin ia dapatkan. " Tante Regita mana?" tany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD