Orang itu memotret semua pergerakan Cherly. Mencium foto itu dan menghirup udaranya dalam-dalam. Kemudian, dia minta Cherly yang hendak pergi entah kemana. Jadi, dia segara mengekori Cherly, mengendap-endap dan menyelinap di antara kerumunan orang-orang. Cherly ingin buang air besar, dari tadi dia menahannya karena percakapan dengan Rani sangat seru. Tidak ada rasa khawatir sama sekali, karena orang yang menguntit itu sangat rapi dalam pekerjaannya. Cherly masuk ke kawasan toilet perempuan, yang jaraknya agak jauh dari tempatnya dengan Rani tadi. Letaknya juga lumayan tertutup, harus melewati lorong panjang untuk sampai ke sana. “Ini aku yang salah masuk, atau bagaimana yah? Kok sepi sih disini? Astaga! Kayaknya emang salah deh!" ucapnya saat melihat keadaan kamar kecil di sana. Baga

