Chapter Eighteen: I Need You! Apakah aku serakah jika hanya menginginkanmu untuk diriku sendiri? MARIENNE Samar aku mendengar seseorang mengucapkan "Selamat malam, Mary." kemudian kurasakan sebuah kecupan dikeningku. Aku tak berusaha untuk membuka mataku, takut akan harapan yang tak sesuai. Apa yang kuharapkan? Aku hanya berharap, ketika aku membuka mata hanya melihat Nathan berdiri di depanku sambil tersenyum kearahku. Nyatanya, aku tak bisa melakukannya. Aku terlalu takut pada semua hal saat ini. Aku hanya ingin menjaga semuanya tetap berada di tempatnya. Aku bergelung selimut, menariknya menutupi seluruh tubuhku. Lalu meringkuk seperti bayi dan melanjutkan perjalananku kedunia mimpi. Setidaknya saat bermimpi, mungkin aku bisa membuat anganku menjadi kenyataan.

