Pak Haris dan Bu Farah cukup heran dengan respon dari Galih, tidak ada ekspresi apapun di wajah Galih selain terkejut. Mereka tau, ini sudah terlambat tapi mereka hanya ingin memperbaiki apa yang seharusnya terjadi di antara mereka dan Galih. Walaupun terlambat, tapi niat mereka baik. Mereka ingin datang ke rumah Viona, meminta gadis itu pada orang tuanya untuk Galih. Ya, kedua orang tua itu akhirnya memberikan restu pada hubungan Galih dan Viona setelah semuanya terlewati. Akhirnya pintu hati mereka terbuka, sebuah restu kini benar-benar sudah Galih dapatkan. Terkejut? Tentu saja. Cara pak Haris dan Bu Farah meminta maaf berbeda dengan yang lainnya, mereka terlalu bertele-tele. Bukan tanpa alasan, mereka berdua terlalu gengsi dan bingung bagaimana cara untuk meminta maaf tanpa menjatu

