36. Liciknya Jamal

1522 Words

Merdu suara adzan shubuh membuat Yasmin membuka matanya perlahan. Dengan gerakan malas kepalanya menoleh ke kiri. Sepi, tiada siapapun yang menemani. Hanya figura foto suaminya yang tergeletak manis persis di sampingnya. Bbrreeeng... Suara pintu pagar bergeser. d**a Yasmin bergemuruh, ia takut ada orang jahat yang masuk ke dalam rumahnya. Sengaja Yasmin tidak menyalakan lampu, kakinya turun dari ranjang lalu berjalan ke arah jendela kamarnya kemudian menyibak gorden. Matanya menyipit tatkala sosok Jaja yang baru saja keluar dari rumahnya dengan pakaian sholatnya. Sarung, baju koko, dan peci. Tidak lupa sajadah yang ia taruh di pundak. Rupanya Jaja akan melaksanakan sholat shubuh di masjid. Yang membuat Yasmin semakin tersentuh adalah Reza kini juga tengah ikut bersama Jaja ke masjid. A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD