21

1007 Words

"Berilah aku sedikit luka, Aku juga ingin merasakannya. Jangan kamu sendiri yang menanggungnya." ****** Dafa memasuki ruangan inap Saska setelah mendapatkan izin dari orang tua Saska. Mama Saska sudah sadar dan sekarang dia bersama papa Saska sedang mengurus biaya administrasi sedangkan Celia harus kembali ke kampus. Dafa melihat Saska yang sedang berusaha untuk duduk, Dafa mendekat lalu membantu gadis itu untuk duduk, dengan menempatkan bantal di belakang punggungnya. Saska tersenyum melihat kehadiran Dafa. "Kamu yang bawa aku ke sini ya?" tanya Saska masih dengan senyuman yang terukir indah. "Iya." Dafa merapikan anak rambut yang jatuh menutupi wajah cantik Saska yang sekarang terlihat pucat. Saska kembali tersenyum, dia memeluk lengan Dafa. Dafa mengusap kepala gadis itu. "Ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD