BAB 47 - BUKAN UNTUKKU

1805 Words

"Lah? Bang? Lu ngapa di depan ...." Belom sempet Jevan selesai ngomong, Bang Jinar udah meluk adeknya duluan dengan erat. Membuat Jevan gak mengerti karena tadi pintu kamarnya digedor-gedor terus pas Jevan buka ternyata Bang Jinar yang ada di depan pintu. "Sori, Dek. Gua bener-bener minta maaf sama lo soal kemaren." Jevan yang masih ada di pelukan abangnya, mengernyitkan kening. "Apa maksud lu?" "Perempuan itu udah bangun?" tanya Bang Jin, melepaskan pelukan mereka dan mengedikkan dagu ke arah kamar Jevan. Jevan menoleh ke belakang sekilas, kemudian kembali natap ke arah abangnya. "Belum, Bang. Dia kemarin bilang ke gua perutnya sakit, didorong mama." Bang Jinar memutar bola matanya, kesal. "Lebih baik lo ikut gua sekarang. Ada yang mau gua bicarain di ruang tengah." Jevan menelan l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD