BAB 88 - HATI-HATI, BANG

2845 Words

"MANCING MANIAAAA?" "MANTAP!" sahut Bintang dan Jey pas Debby ngomong gitu sambil buka karet pengikat bungkusan nasi goreng. Mereka bertiga sekarang lagi duduk berjajar di atas karpet ruang keluarga. Jey abis beli nasi goreng ditemenin Bintang buat makan malam. Ditinggalin Mama Una bikin mereka jadi kaya keilangan induk. Biasanya dari jam tujuh malem Mama Una udah ngegiring anak-anak dan suaminya ke ruang makan. Tapi sekarang jam sembilan mereka baru makan. Tadi mau keluar ujan soalnya, nunggu ujan reda malah pada main UNO dulu. Mbih yang duduk di tengah-tengah dan baru aja buka bungkus kerupuk, tiba-tiba mencetuskan ide. "Eh, video call-an sama mama, yuk. Pamer makan bareng nih mumpung edisi lengkap." "Yaudah, terserah kamu, Mbih," kata Jey yang abis minum segelas air putih. Pas aban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD