Felix terus menghubungi seseorang. "Hallo Andri, loe gimana sih kan gue sudah suruh loe awasi cewek gila itu." Amuk Felix. "...." "Dia datang ke villa yang dipuncak, dan dengan seenaknya membawa teman-temannya yang jalang itu untuk berpesta disana." "..." "Tadi dia menghubungi gue dan meminta gue untuk dateng ke acara party-nya disana, itu sangat menjijikan !!!!" ucap Felix "Gue minta sekarang juga loe usir mereka semua dari villa gue, kalau perlu kerahkan pihak kepolisian. Gue gak sudi tempat kesukaan nyokap bokap gue dikotori mereka. PAHAM??" Amuk Felix penuh emosi dan langsung mematikan sambungan telpon. "Dasar jalang sialan!!" umpat Felix memegang setir mobil dengan keras hingga membuat buku tangannya memutih. Felix memasuki rumahnya dengan emosi dan segera masuk ke dalam kamarn

